manfaat tanaman herba sambiloto

 

SAMBILOTO Andrographis paniculata (Burm.f Nees )

Heritagejava.com Sambiloto berkhasiat sebagai antiracun, antikanker, antiradang, dan antibengkak. Selain itu sambiloto cukup efektif menyembuhkan infeksi dan mampu meningkatkan aktivitas-aktivitas kelenjar tubuh. Beberapa penelitian ilmiah telah membuktikan sebagian khasiat sambiloto yang selama ini tidak diketahui masyarakat.

Sifat Kimiawi:

Herba Sambiloto diketahui mengandung zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan seperti andrographolid yang rasanya sangat pahit, minyak atsiri, dan flavonoid. Zat-zat tersebut berfungsi mencegah penggumpalan darah, menurunkan kadar glukosa di dalam darah, menghambat dan menghancurkan inti kanker, anti bakteri, anti racun, serta anti infeksi, sehingga dapat digunakan sebagai antibiotik alami untuk melawan   serangan virus. Saat ini ekstrak sambiloto diketahui telah dipatenkan sebagai  anti-HIV.

Kandungan lain herba Sambiloto adalah mineral berupa kalium, kalsium, natrium, dan asam kersik. Secara umum penyakit yang dapat diobati dengan memanfaatkan khasiat dari Sambiloto adalah kanker, hipertensi, diabetes melitus, radang ginjal akut, radang tenggorokan, radang amandel, radang paru (pneumonia), radang ginjal akut, dan sesak nafas (asma). Selain dari itu sambiloto juga berfungsi sebagai hepatoprotektor.

Sifatnya yang hepaprotektor dapat membantu mengatasi hepatitis dan infeksi sluran empedu. Sementara  itu sifat anti bakteri dan antiracunnya diindikasikan mampu mengobati kencing nanah (gonorleptosprosis) dan keracunan makanan.

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN SAMBILOTO DAN CARA PENGGUNAANNYA

Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :

  1. Typhus abdominalis Daun  segar  10  - 15 lembar,  godok, + madu, minum. ( Saran 3×1 kapsul /hr)
  2. Disentri basiler / diare. Daun 9 – 15 gram  kering, digodok untuk dua kali minum. (Saran 3x1kaps/hr)
  3. Flu, sakit kepala,  panas. Minum bubuk tanaman, sehari tiga kali @ 1 gram.  (Saran 3×1 kaps/hari)
  4. Influenza, radang paru.  Bubuk daun kering, sehari 3 – 4 kali @ 3 gram. (Saran 3×3 kapsul /hari)
  5. Radang saluran napas, radang paru.   Daun kering, 9 gram, godok, minum. ( Saran 3×3 kaps/hari)
  6. TBC paru Daun kering digiling menjadi bubuk, diaduk dengan madu dan   dibuat pil dengan diameter  0,5 cm.  Sehari 2-3 kali @ 15-30   pil, diminum dengan air matang.  (Saran 3×1 kaps/hari)
  7. Batuk rejan Daun 3 lembar diseduh, campur madu.  Minum sehari 3 X. (Saran 3×1 kapsul /hari)
  8. Darah tinggi Daun 5 – 7 lembar diseduh, monum, sehari beberapa  kali.  (Saran 3x 1 kaps /hari)
  9. Infeksi mulut, tonsilitis.   Bubuk daun kering 3-4,5 gram, campur madu, minum.(Saran 3×1 kaps /hr)
  10. Pharyngitis Herba segar 9 gram, dikunyah dan ditelan.
  11. Infeksi telinga tengah (OMA) Herba segar 9 – 15g, digodok dan diambil  airnya untuk tetes telinga.
  12. Kencing manis Setengah genggam daun digodok, 10cm batang brotowali, segenggam daun kumis kucing. Direbus dalam 3 gelas air jadikan 2 1/4             gelas.  Dinginkan saring, minum sehabis makan.  Sehari 3 kali  3/4 gelas.  (Saran 3×2 kapsul per hari, minum banyak air)
  13. Kencing nanah (Gonorrhoea) Tanaman  3 dicuci, digodok dengan 4 gelas 2 1/4  gelas.   Saring, minum dengan madu.   Sehari 3 x  3/4 gelas.  (Saran 3×3 kapsul per hari,minum banyak air)
  14. Digigit ular berbisa Turapkan daun dan tembakau yang dilumatkan, dan minum rebusan daun.
  15. Kudis Tumbuk daun + belerang, lumurkan.   Minum rebusan 5 lembar daun sendok dan 7 daun sambiloto segar, saring, minum sehari sekali.
  16. Luka bakar Bubuk daun diaduk dng minyak  kelapa, balurkan atau kompres dgn godokan daun segar.
  17. Air rebusan daun sambiloto dipakai untuk membangkitkan nafsu  makan.
  18. Obat demam Minum perasan daun, dan tempelkan daun ke badan. (Saran 3×1 kapsul per hari)
  19. Disentri Segenggam daun sambiloto kering dan air segenggam, rebus,  minum.
  20. Kanker, Penyakit trophoblastik dan hamil anggur  Obat suntik, infus atau tablet dari sari sambiloto.
  21. Hepatoprotektor 5 – 10 g daun sambiloto kering, direbus dan diminum airnya.
  22. Kolesterol dan asam urat. (Saran 3×1 kapsul per hari)

PERINGATAN – PERHATIAN: Ekstrak Sambiloto mempunyai kemungkinan efek sinergis dengan Isoniacid. Uji in Vivo (pada hewan) memberi kemungkinan bahwa sambiloto berefek abortifasien dengan demikian tidak boleh diberikan selama masa kehamilan. Efek rasa pahit; mual, muntah dari herba Sambiloto.

 

This entry was posted in kesehatan dan kecantikan and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>