tanaman herba keladi tikus (1)

KELADI TIKUS ( Typhonium Flagelliforme) DAN MANFAATNYA

Heritagejava.com Keladi Tikus merupakan salah satu tanaman obat yang mulai banyak dicari untuk pengobatan alternatif.

Tadinya penasaran juga dengan tanaman satu ini, karena memang tanamannya seakan tidak asing pernah penulis lihat pas jalan-jalan di pematang sawah. Bentuknya sekilas seperti kangkung cuman daunnya agak besar dan tumbuhnya bergerombol.

Keladi tikus termasuk famili Araceae. Tanaman ini banyak ditemukan tumbuh liar di beberapa daerah di Indoensia. Keladi tikus muncul pada saat musim hujan, tumbuh di pnggir pematang sawah, kebun-kebun kosong, serta parit-parit di pinggir jalan yang bertanah lembab.

Waktu lihat kebun di tanah wonosari tembalang Semarang , sengaja aku cari tanaman sesuai dengan gambar keladi tikus hasil pencarian di internet. Ternyata memang banyak lho tumbuh di sawah. Entah mungkin sebagai gulma atau memang tanaman yang hidupnya suka lembab.

Tempat yang cocok bagi tumbuhan ini adalah di tanah yang lembab dan mendapatkan cahaya 60%. Sebenarnya agak susah bila dicari di musim kemarau. Tetapi bila dilakukan penanaman dengan perlakukan khusus, pada musim apapun bisa tumbuh dengan baik, terutama jika kelembaban di sekitar media tanam, penyiraman air, dan naungannya memadai.

Mengumpulkan informasi tentang keladi tikus lumayan susah juga. Truss coba hunting ke toko buku di tanaman obatnya Prof Hembing ada penjelasan sedikit tentang tanaman herba keladi tikus ini.

Cuman mungkin harus hati-hati ya.. karena ada beberapa tanaman yang bentuknya hampir mirip dengan keladi tikus ini. Bentuk dan khasiatnya bisa dilihat nich….

KLASIFIKASI:

Tanaman Keladi Tikus disebut typhonium  flagelliforme (Lodd.) Bl. atau Typhonium divaricum (L .) Decne termasuk ke dalam famili tumbuhan Araceae . Tanaman ini dikenal dengan nama daerah bira kecil , daun panta susu , kalamayong , ileus , ki babi , trenggiling mentik  , nama asingnya rodent tuber.

SIFAT KIMIA:  Hasil penelitian dari berbagai lembaga dan perguruan tinggi di Malaysia dan beberapa negara menunjukkan bahwa sari tanaman (juice) ini  dapat  menghancurkan sel kanker . Hasil penelitian menunjukan : – Membunuh / menghambat pertumbumbuhan sel kanker. – Menghilangkanefek buruk khemoterapi . – Bersifat antivirus dan anti bakteri.

Keladi tikus berdaun tunggal, berdaun hijau dan tersusun di roset, panjang 6-16 cm, berbentuk lonjong dengan ujung menajam seperti ujung tombak. Pangkal daunnya berbentuk Jantung, tidak sama, dan bertepi rata. Permukaan daun halus daun halus dan mengkilap.

Ciri khas tanaman ini adalah memiliki bunga unik yang bentuknya menyerupai keladi tikus (ekor tikus). Bunganya muncul dari roset akar, bertangkai, panjangnya 4-8 cm dan berkelopak bunga bulat lonjong berwarna kekuning-kuningan. Bagian atas kelopak memanjang 5-21 cm dan ujungnya meruncing menyerupai ekor tikus.

Tanaman ini sulit diberantas karena jika dicapbut akan meninggalkan puluhan anakan umbi yang kecil-kecil sebesar kedelai dan akan tumbuh lagi menjadi tanaman yang baru.

Perbanyakan tanaman dengan umbinya atau memisahkan anakan dari umbinya yang telah tumbuh disekitar roset tanaman. Jika mengenai tangan daun dan umbi keladi tikus bisa menimbulkan rasa gatal.

Di Indoensia tanaman ini belum banyak dikembangkan dan dibudidayakan. Padahal harga teh keladi tikus bisa mencapai Rp.75.000 – Rp.100.000,- per kilo.

 

This entry was posted in encyclopedia tanaman herba and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>