KELUARGA QUR’ANI (6)

Heritagejava.com Azas Pembentukan Keluarga Qur’ani Kedua: harus kita tanamkan dalam-dalam bahwa manhaj (metode) yang akan menghantarkan untuk meraih predikat ahlul-llah hanya mengikuti sunnah Rasul dan salafus-shalih. Al-Qur’an tak hanya istimewa karena ia Kalamullah, tapi isi yang mengandungnyapun mampu membawa manusia pada suatu kondisi keshalehan yang optimal hingga membuat manusia hidup dalam harmoni yang menakjubkan antara dunia dan akhirat. Ia, sesuai dengan yang Allah Ta’ala sebutkan, adalah kalimat Taqwa,”Lalu Allah menurunkan ketenangan pada RasulNya, dan kepada orang mukmin dan Alah mewajibkan pada mereka kalimat Taqwa”.(QS.Al-Fath:26).

Ust.Sayyid Qutb, sebelum menafsirkan satu ayat, beliau membaca ayat tersebut berulang-ulang hingga mencapai satu kondisi dimana ia dapat merasakan keagungan dan makna yang terkandung di dalam ayat tersebut. Begitu pula, seorang mukmin hanya akan mencapai derajat Al-Qur’an dalam seluruh sisi kehidupannya. Sejak bangun tiur hingga kembali ke tempat tidur.

Dan yang Azas Pembentukan Keluarga Qur’ani Ketiga,proses menuju terbentuknya keluarga Qur’ani ini memerlukan program rinci yang matang dan terencana. Dibutuhkan kiat dan disiplin melaksanakan program yang telah dibuat agar tercapai kondisi Qur’an mania dalam keluarga.

Mulai aktivitas membaca Qur’an yang terjadwal, hafalan dan telaah yang mendalam tentang ayat-ayat yang tetrkait dengan tema-tema tertentu hingga upaya merealisasikan konsep Qur’an secara bertahap dan seimbang. Terkandung kondisi dan lingkungan yang melingkupi kita masing-masing. Termasuk di dalamnya kehendak yang kuat dan program rinci bagi anak-anak. Rasulullah SAW menggambarkan betapa memiliki anak yang menjadi ahlul Qur’an akan mengangkat derajat orang tuanya di akhirat.

Mereka akan dipanggil, “dimana orang yang tidak terlena oleh menggembalakan kambing dari membaca kitab-Ku? Maka berdirilah mereka dan dipakaikan kepada salah seorang mereka mahkota keuliaan, diberikan padanya kesuksesan dengan tangan kaknan dan kekekalan dengan tanga kirinya. Jika kedua orang tuanya muslim, maka keduanya akan diberi pakaian yang lebih bagus dari dunia dan segala isinya. Kedua orang tuanya akan mengatakan, “bagaimana kami mendapatkan ini ?” Maka akan dijawab,”Ini karena anakmu membaca Al-Qur’an.” (HR.Ath-Thabrani).

 

This entry was posted in mutiara hikmah and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>