KANKER PAYUDARA DAN CARA MENGATASINYA DENGAN TANAMAN HERBA

heritagejava.com  Kanker  Payudara paling banyak ditemui pada wanita berumur 40-44 tahun. Wanita yang belum pernah melahirkan lebih banyak terserang kanker peyudara.

Wanita yang ibu atau saudaranya menderita kanker payudara besar kemungkina timbul kanker payudara. Gadis yang mendapat haid pertama kali berusia lebih dari 15 tahun, lebih kecil kemungkinan menderita kanker payudara. Sebaliknya gadis yang mendapat haid pertama berusia kurang dari 1 tahun dan wanita yang berhenti haid (menupouse) berumur lebih dari 50 tahun akan lebih besar kemungkinan menderita kanker payudara.

Gejala pertama yang Nampak pada kanker payudara adalah berupa benjolan kecil di dalam payudara, tidak terasa sakit dan bila diraba benjolan itu terasa kera. Kadang-kadang dari putting susu keluar cairan atau putting susu tersebut tiba-tiba tertarik  kedalam. Kulit didaerah putting berubah agak kasar seperti kulit jeruk.

Gambar Herba Patikan Cina                  Herba Patikan Kebo

Pengobatan tradisional yang dapat digunakan dengan tanaman herba adalah sebagai berikut :

  1. 60 gr. Patikan kebo + 30 gr patikan cina + gula merah secukupnya direbus dengan air 600 cc hingga tersisa 300 cc kemudian airnya diminum.
  2. 30 gr. Biji jeruk + 1 batang daun lidah buaya + 30 gr sambiloto segar direbus dengan 600cc air hingga tinggal 300cc kemudian airnya direbus.

Untuk mengatasi gangguan haid/menstrurasi yang tidak tertaur, atau haid tetrasa sakit dan tidak lancer menggunakan ramuan herba berikut ini:

  1. 30 gr daun dewa segar direbus dengan air 600cc hingga tersisa 300cc lemudian airnya diminum
  2. 30 gr umbi daun dewa (thienci) digiling halus menjadi bubuk kemudian diseduh dengan air secukupnya dan diminum sehari tiga kali.
  3. 15 gr rose kering + temulawak+ lempuyang+kunyit masing-masing secukupnya lalu direbus dengan 500cc air hingga tersisa 250 cc dan diminum sehari 2 kali.
  4. 15 gr daun hia kering (barucina) direbus dengan air secukupnya kemudian, kemudian airnya diminum.
This entry was posted in kesehatan dan kecantikan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>