rumput teki yang masih jarang dimanfaatkan

heritagejava.com

Waktu saya kecil berkunjung ke keluarga yang ada di Sumenep, biasa dari daerah yang berbeda pasti yang dicari makanan khas. memang banyak sekali makanan khas yang tidak ada di Bangkalan (sebelum aku pindah ke Surabaya).

rumput teki

Pulangnya ibu dibawakan satu Plastik Besar kripik yang sebelumnya memang belum pernah aku lihat. Waktu aku tanya ini Kripik Teki dari pulau Sapudi. Pas digoreng wah.. memang rasanya agak aneh waktu itu…tapi memang enak. Jadi ketagihan tapi adanya cuman di Sumenep dan haganya mahal banget. Tidak setiap saat ada barangnya. melihat musim juga. Rasa itu sampai saat ini tidak bisa aku lupakan.

Ni ada pengetahuan sedikit tentang rumput Teki. Teman-tem kalau ada informasi yang bisa menambah khasanah pengetahuan tentang makanan ini akan sangat berguna sekali. karena kita tahunya rumput itu sebagai gulma.

Deskripsi Tanaman
Perawakan : Herba serupa rumput (sedges non Grasses), menahun, 0,1 – 0,3 m (dapat mencapai 0,75 m).
Batang : berupa batang semu, merupakan kumpulan pelepah daun, batang asli berupa rimpang (Rhizome), percabangan Rhizome membentuk geragih (stolon), ujung stolon menjadi rumpun baru.
Daun : tunggal, berpelepah, bentuk garis, seperti daun rumput, jarang lanset atau elip, tepi rata tajam, hijau tua (atas), hijau muda (bawah), berjendul di semua permukaan, ujung meruncing pelan, lebar 2 – 6 mm, helaian bawah coklat kemerahan.
Bunga : susunan bulir majemuk rata tunggal, braktea involucrum 2-4 permanen, sepanjang atau lebih panjang dari perbungaan, lebih dari 30 cm, cabang pertama 3 – 9 terpencar, lebih dari 10 cm, spikelet runcing, 10 – 40 bunga, 1 – 3,5 x 2 mm, eluna bulat telur, tumpul, kemerahan atau coklat gelap, susunan sirip, 3-3,5 mm, tepi bening (Hialin).
Perhiasan bunga : tidak ada.
Benang sari : 1-3, kepala sari 1 mm, coklat muda.
Putik : bakal buah dan tangkai berlanjut, gundul, kepala sari 2-3.
Buah : tipe padi.
Biji : bentuk elip, dengan 2-3 sisi.

Suku : Cyperaceae
Waktu berbunga : Januari – Desember

Distribusi
Di Jawa pada elevasi 0 – 1000 m dpl.
Daerah terbuka tempat pembuangan, tepi jalan, merupakan gulma pertanian yang potensial.

Keanekaragaman
Keanekaragaman morfologi sempit.

Sifat khas
Warna epikelet merah saga, dan percabangan rimpang membentuk geragih (stolon), umbi coklat-hitam, bagian dalam putih, rasa pahit.

This entry was posted in masakan and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>