KURMA PENCEGAH STROKE

heritagejava.com Kurma yang biasa kita konsumsi, berdasarkan hasil penelitian berguna untuk menurunkan resiko serangan Stroke. Karena kandungan Kalium kurma yang tinggi, dimana makin banyak makanan kaya kalium yang dikonsumsi biasanya makin kecil kemungkinan orang memnderita stroke. Para peneliti menyimpulkan dengan hanya makan satu porsi ekstra makanan kaya Kalium (minimal 400mg setiap hari) resiko fatal bisa diturunkan hingga 40%. Batas 400 mg kalium itu mudah sekali kita penuhi dengan makan kurma kering sekitar 65 gr saja, atau setara dengan lima butir kurma.

Saat ini mengkonsumsi kurma tidak harus dalam bentuk buah kurma utuh tetapi ada Sari Kurma hasil ekstrak dari buah kurma yang bisa kita konsumsi sehari-hari dan praktis. Cukup 1 sendok makan sehari sudah mewakili mengkonsumsi lima buah kurma.

Makanan tinggi Kalium, menurut eorang pakar penyakit darah tinggi, juga bisa membantu menurunkan tekanan darah serta bisa memberi kekuatan tambahan dalam mencegah stroke secara langsung, bagaimmanapun kondisi tekanan darah seseorang.

Penelitian khasiat Kurma dilakukan dengan eksperimen pada dua kelompok tikus yang terserang hopertensi. Satu kelompok tikus diberi diet tinggi kilium dan kelompok lain diet kalium normal. Hasilnya luar biasa. Diantara kelompok tikus yang mendapat asupan kalium tinggi, tak satupun mengalami pendhaarahan otak. Sementara 40% pada kelompok tikus yang mendapat kalium normal menderita stroke ringan yang dibuktikan dengan adanya pendarahan otak.

Berdasarkan eksperimen ini bisa disimpulkan bahwa konsumsi ekstra kalium bisa menjaga dinding arteri tetap elastis dan berfungsi normal. Keadaan ini  membuat pembuluh darah tidak mudah rusak akibat tekanan darah.

Jadi jelas, kurma yang sering disuguhkan sebagai salah satu hidangan berbuka puasa di bulan Ramadhan, bukan makanan pembuka biasa. Diam-diam ia juga menyimpan senjata potensial antistroke dan anti serangan Jantung.

Selain kandungan kalium yang tinggi dari Kurma yang berguna bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, kurma juga mengandung salisilat. Zat ini dikenal sebagai bahan baku aspirin, obat pengurang atau peghilang rasa sakit dan demam.

Salisilat  bersifat mencegah  pembekuan darah, antinflamasi, dan berdampak melenyapkan rasa nyeri. Kecuali itu Salisilat juga bisa mempengaruhi prostaglandin (kelompok asam lemak hidroksida yang merancang kontraksi otot polos dan menurunkan tekanan darah).

Wah… kalau melihat manfaatnyanya dari buah Kurma, yuk kita coba mennkonsumsi kurma setiap hari , dengan tidak harus menunggu bulan Ramadhan dengan cara yang praktis dalam bentuk Sari kurma. Biar badan kita selalu sehat. Bukankah Rasulullah SAW bersabda :”Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, pada keduanya ada kebajikan”(HR.Muslim).

Rasulullah telah menegaskan pentingnya pembentukan badan yang sehat (terjaga dari penyakit) dan kuat. Dan salah satunya dengan membiasakan hidup sehat dan mengkonsumsi Kurma.

This entry was posted in kesehatan dan kecantikan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>