KURMA DAN KOMPOSISI GIZI YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

heritagejava.com Kurma dan nilai gizi utama di dalamnya adalah kandungan karbohidratnya yang sederhana alias gulanya yang tinggi. Kandungan karbohidratnya berkisar 60% pada kurma lembek (yang dipanen sewaktu  masih lembek dan mentah) hingga 70% pada kurma kering (yang mengring di pohon, terjemur matahari).

Kebanyakan varietas kurma mnegandung gua glukosa (jenis gula yang ada dalam darah) atau fruktosa (jenis gula yang terdapat sebagian besar pada buah-buahan)

Menurut dokter  dari mesir, kurma mengandung zat gula 70%. Sebagian besar zat gula yang terdapat di dalamnya sudah diolah secara alami dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Seperti halnya gula pada buah-buahan yang dinami fruktos, zat ini mudah dicerna dan mudah dibakar oleh tubuh. Dengan demikian akan menghasilkan energi yang tinggi tanpa mempersulit tubuh untuk mengolah, mencerna, dan menjadikan sebagai gizi yang baik. Itu sebabnya mengapa kurma dianggap sebagai buah yang ideal untuk hidangan  beruka puasa ataupun sahur.

Segelas air yang mengandung glukosa, akan diserap tubuh dalam 20-30 menit, tetapi gula yang terkandung dalam kurma baru habis terserap dalam tempo 45 – 60 menit. Artinya, orang yang makan cukup banyak kurma pada saat Sahur akan menjadi lebih segar dan tahan lapar, karena bahan pangan ini juga kaya akan serat.

Keunggulan Kurma lainnya adalah mengandung berbagai vitamin penting, seperti vitamin A, thiamin, dan riboflavin dalam jumlah yang bisa diandalkan, serta niasin dan kalium dalam jumlah yang sangat andal. Selain itu, buah ini ternyata juga memuat berbagai zat lain seperti zat besi, vitamin B, asam nikotinat serta serat (bukan zat gizi) dalam jumlah memadai.

Dalam setiap 100gr kurma kering mengandung vitaminA 50IU, thiamin 0,09 mg, riboflavin 0,10 mg, niasin 2,20mg, serta kalium 666mg. Zat-zat gizi ini berfungsi membantu melepaskan energi,menjaga kulit dan saraf agar tetap sehat serta penting untuk fungsi Jantung.

Riboflavindan niasin misalnya, akan membantu melepaskan energi dari makanan, sementara thiamin membantu melepaskan energi dari karbihidrat. Vitamin A an niasin memainkan peranan dlaam membentuk dan memelihara kulit sehat. Thiamin penting bagi sel-sel saraf, sementara niasin menjaga fungsi normal saraf.

Kurma juga mengandung banyak mineral penting seperti magnesium, potassium dan kalsium. Mineral-mineral ini sangat diperlukan oleh tubuh. Serat yag terdapat dalam kurma berfungsi melunakkan usus dan mengaktifkan, yang secara alami juga mempemudah buang air besar. Dalam kurma juga terdapat semacam hormone potuchsin yang bisa menciutkan pembuluh darah dalam rahim, sehingga bisa mencegah pendarahan rahim. Maka sangat disarankan bagi ibu-ibu hamil untuk mengkonsumsi kurma, utamanya untuk lebih praktis dan daya serapnya bagus dengan mengkonsumsi Kurma dalam bentuk Sari Kurma.

This entry was posted in kesehatan dan kecantikan and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>